Sabtu, 22 November 2014

NEGERI SAMPAH

Sabtu, 22 November 2014






                                                                NEGERI SAMPAH





Jangan pernah kau tertawa untuk negeriku
Jangan pula pernah kau tersenyum untuk negeriku
Jika sampai kau lakukan itu, badik ini bersarang ke lehermu!
Sekali lagi jika kau tertawa, Ku keluarkan isi perutmu untuk lauk malam ini!

Apa yang kalian tertawakan?
Apa yang kalian banggakan?
Tak ada satu pun yang bisa kita banggakan untuk negeri sampah ini.
Negeri tempat para pemulung yang menelusup di kantor-kantor kenistaan.

Tangisilah negeri sampah ini!
Hamburkan air mata dukamu untuk negeri sakit ini!
Negeri yang semakin renta tak pernah sehat akal pikirnya.
Alamak,…. Mengutarakan hal ini pun aku muak dan ingin muntah.

Aku ingin pergi jauh dari negeri sampah ini……
Tapi …. aku kasihan pada ibu pertiwi yang menangis sendirian menahan pilu
Biarlah …. Biarlah aku menemaninya menangis…..
Hanya itulah cara kita menemani masa senja ibu pertiwi.
Bahkan belatung-belatung kecil yang menangis dalam tong sampah….

Maukah kalian melihat ibu petiwi tertawa?
Maukah kalian melihat ibu pertiwi tersenyum?
Maukah kau melihat ibu pertiwi sehat kembali?

20 Desember 2010

Oleh :  Aditya D. Sugiarso
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

0 komentar:

Posting Komentar