Sabtu, 30 Agustus 2014

JANGAN HALANGI AKU

Sabtu, 30 Agustus 2014





                                                           JANGAN HALANGI AKU





Jangan kau tumbangkan
Air mata tak berdosa itu
Demi menghalangiku
Untuk pergi jauh

Meskipun dunia itu darah
Merah yaitu berani
Berani hidup
Berani mati

Terbanglah di malam
Dimalam suram
Bersama layang dan bintang
Gemerlip bersama bintang

Ku tersenyum
Saat kau terbang
Gemerlip pelangi
Keceriaan

Biarkanku
Menembus awan
Jauh di atas layang
Selamat Jalan,,,,,,,,,,

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KETIKA AKU PERGI

Sabtu, 30 Agustus 2014



                                                              KETIKA AKU PERGI





Derai hembus embun kegelapan
Basahi hati yang kian letih
Lalui jembatan sakit nya hidup ini
Dalam gelap nya kegelapan jiwa

Rasa ku tak menentu
Hati ku tak merasakan lagi
Hidup kian jauh dari kebahagiaan
Hidup kian sepi tanpa ada nya cinta

Oleh : Opank’s
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 29 Agustus 2014

KHAYALKU MENANTI CINTA

Jum'ad, 29 Agustus 2014


                                                      KHAYALKU MENANTI CINTA






Bulan... Bintang...
Terangi hatiku
Tunjukan padaku
Cinta sejatiku

Langit... Bumi...
Bawalah diriku
Arungi hidupku
Tuk mencari cinta

Smoga saja diriku dapat temukan cinta sejatiku
Dan membawa cinta tuk hidup bersama selamanya

Air... Angin...
Tolonglah diriku
Dalam menghadapi
Semua cobaan hidupku

Oleh : Casro Septiana
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

CINTA AMATIRMU

Jum'ad, 29 Agustus 2014



                                                           CINTA AMATIRMU






Tersimpan rapi
Dalam album perjalanan cintaku
Ketika awalku melihat pendarmu
Memancarkan cahaya kasih
Seakan terseret oleh magnet hatimu

Tapi,cinta tak seluas antariksa
Dan tak seperti buaya
Cintaku di permainkan
Ketika cinta bersemi

Betapa perih hati ini tersengat
Ambisi cinta amatirmu
Kau membohongi cintaku
Kau mempermainkan cinta luguku

              "BANDOT Durjana Cinta"
               Gelar pantas untukmu

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 28 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Kamis, 28 Agustus 2014




                                                     KUMPULAN TEMBANG  KATA







Tersenyumlah biar hatimu tenang

Tersenyumlah dengan apa yang membuatmu senang

Tersenyumlah dengan tulus tanpa beban

Tersenyumlah meskipun bukan karena aku

Tersenyumlah meskipun bahkan bukan untukku

Aku ikhlaskan kebahagiaanmu

Meskipun bukan bersamaku

**
Ada sebening darah yang mengalir

Dalam sebuah besi tua hari ini

Ada tatapan mata yang tak lagi

Mampu berkedip lagi hari ini

Ada tatapan wajah bahwa aku

Tak akan dapat menikmati hidup lagi

Demi sebuah perjuangan yang suci

SELAMAT TELAH MEMBUAT HATIKU TERLUKA !!

Oleh : Kanjeng Panser 
Di edit oleh : Teddy Silvanus
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KUMPULAN TEMBANG KATA

Kamis, 28 Agustus 2014



                                                      KUMPULAN TEMBANG  KATA







Jiwaku, maafkanku yang membuatku
menjadi lilin yang menyala
Jiwaku, maafkanku yang tak bisa
terangi jiwaku
Jiwaku, mampu terangi jiwamu
Jiwaku, mampu lindungi jiwamu
Tapi, mengapa jiwaku
Tak mampu berpijak di jalanku??
"JADILAH MATAHARI YANG TERANGI, DIMANA TAK PERNAH LELEH SENDIRI"
Selamat Belajar...........

**

Esok, biarlah tak lagi ku tatap binar seperti biasa
Esok, biarlah tak lagi ku tatap raut wajah
Yang menyegajaku untuk nafsu
Esok, biarlah tak ada senyum lama padaku
Esok akan ku ganti dengan cangkir yang baru
Dari penat,getir,hambar bahkan pahit di hatiku
Karena esok semuanya serba baru
Dari hati, jiwa, dan langkah lurus kepada-MU
Selamat Tahun Baru???????

**

Ku ukir pelan dengan hati redup
Mengharap kau kembali
Ke dalam raga yang layu tertutup kabung
Ku goreskan tinta hitam
Ke sebuah papan pertanda nama
Untuk hasilkan sebuah karya seni
Yang hanya tinggal duka
Terlalu cepat kau buatku tak berdaya
Akan cinta yang hanya tinggal nama

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 23 Agustus 2014

PENANTIAN DAN KESEDIHAN

Sabtu, 23 Agustus 2014




                                                  PENANTIAN DAN KESEDIHAN






Sinar mentari memancarkan
Pertiwi kala itu
Terik terlihat namun kelam yang ada
Saat ku ratapi wajahnya

Terik pun tak terasa
Saat rasa bertepuk hampa
Menyeringai jiwa sesal ada
Hanya penantian yang terasa

Saat anugrah Tuhan ada
Hampiri sosok mati ini
Tapi alangkah malangnya
Hidup tanpa cinta baginya

Rasa dalam jiwa bersenandung dalam raga
Hampa kecewa yang menyiksa
Untuk sosok kosong tak berdaya
Hanya jiwa rapuh yang tersisa

Oleh : Renita
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KUMPULAN TEMBANG KATA

Sabtu, 23 Agustus 2014





                                                     KUMPULAN TEMBANG  KATA






Ketika mata meneteskan air

Tak sejernih biasanya

Ketika pipi hangat karena air itu

Ketika hati tak lagi damai berdenyut

Ada galau menjelma tak mereda

Sudahkah kau menenun hati

Dan rasamu kembali

Untuk damai dan haru kembali

**

Fajar dan senja tiada berbeda hari ini

Dari angin yang membawa awan

Dari awan yang meredupkan cahaya

Dari sejuk yang mendekapnya

Ragapun tak lagi semangat untuk melangkahnya

Karena ratapan tangis awan

Selamat sore teman.....

Meskipun gerimis menerjang

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 22 Agustus 2014

ELEGI BUAT

Jum'at, 22 Agustus 2014



                                                                 ELEGI BUAT




aku tak akan menghapus sebiji kenangan pun
yang pernah kau tinggalkan di belukar tubuh
aku ingin menjadi batu, yang kelak dibaca
anak cucu – kelak, kau ia sempat dilahirkan

jejakmu menikam jantungku
kusimpan rapat sebagai ziarah kelam
pulang ke laut sendiri
di mana garam tak lagi asin
-di curi nelayan yang rindu pulau
tempat segala yang baru mengintai
di setiap subuh; tidur yang tak lelap
mimpi yang tak selesai

serupa kau yang meninggalkan

sebiji kenangan di tubuhku
tak akan kuhapus sampai seluruh
gigiku tanggal, sisanya kujadikan
tasbih bagi seluruh nama-nama

poetika, juli 2006

Oleh : Indrian Koto
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

PERJALANAN, 4 - buat Afrizal Malna

 Jum'at, 22 Agustus 2014




                                                   PERJALANAN, 4 - buat Afrizal Malna




dalam sepatu kita isi rindu-rindu
sokrates netes: mencairkan luka
chairil menggigil saat kaupanggil
dan tardji di mana-mana menagih janji

puisi jadi basi, tanpa kita sadari
puisi jadi saksi, tanpa kita pahami
puisi jadi melati, tanpa mewangi
puisi jadi belati, menusuk relung hati

satu lagi: kita berpusar-pusar di tengah pasar melelang sesuatu
yang telah hilang: kesederhanaan
0, dimana filsafat kausimpan di mana
makrifat kaupahat di mana
“abad yang berlari” di mana
kausembunyikan suarasuara-maknamakna-lukaluka
mikrofon?

o, abad yang berlari
melesat tinggalkan kita
sendiri

Jambi, 1993

Oleh : Dimas Arika Mihardja
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 21 Agustus 2014

PENYESALAN

Kamis, 21 Agustus 2014





                                                                  PENYESALAN




Mungkin jika waktu itu kau masih memaafkanku,
Akan kutunjukkan sisi lain yang membuatmu bahagia
Dan kita tetap bersama selamanya

tapi…
Kesempatan tak berpihak padaku
Aku tak dapat lagi memperbaiki segala kesalah-kesalahanku

Maaf…
Untuk semua yang kulakukan
Untuk apa yang mungkin telah melukaimu
kini kusadari, bahwa cinta itu benar adanya
dan kaulah satu satunya yang membuatku bahagia

Naifnya diriku yang tak menyadari ini sebelumnya
Aku yang tak pernah benar
Aku yang selalu egois
Aku yang selalu mengabaikanmu
Aku yang selalu menyakitimu dengan segala kebodohanku

Kutahu, sesal itu tiada arti
semua terlambat kusadari

Maaf..
Aku terlalu pendiam
Aku terlalu pengecut menghadapi semuanya
Hingga takdir itu mengambilmu dariku
Sempat kuberharap bisa mengubah semua itu
Tapi aku tak bisa

Masa lalu adalah kenangan yang harus kulupakan
Kini kurasa, kuharus beranjak
Karena semuanya telah terlambat..

Oleh : Vhina Ahyuni
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

MASIH RINDU

Kamis, 21 Agustus 2014


                                                                   MASIH RINDU





Begitu beratnya melepas rasa ini
Terkadang hati teriak dengan kehampaanya
Tersentuh oleh pemaknaan tanpa batas

Aku tak dapat bergerak
Hanya diam dan terpaku dalam kebimbangan

Aku pun mulai berfikir
Apakah perasaan ini harus berakhir disini
Atau mungkin berlanjut hingga akhir waktu

Mungkin aku bukanlah pria yang berani menerjang samudra cinta yang luas
Aku hanya sebuah Ironi yang Bisu
Yang berusaha masuk kedalam elegi hatimu

Waktu telah membiarkanmu mengisi altar persemayaman jiwa
Melengkapi jejak kecilku
Berjalan bersama kehidupan

Rasa rindu ini berkecamuk dalam sanubari
Membuat raga ini tak berdaya melawan bayangan wajahmu
yang selalu mengikutiku
Ilustrasi warnamu menghanyutkan raga sampai ke asa
Terdampar diakhir pelangi

Oleh : Ironi Bisu
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 20 Agustus 2014

MENGAYUH BIDUK

Rabu, 20 Agustus 2014



                                                           MENGAYUH BIDUK 




biduk diatas air membawa ari melintasi pulau birahi
menuju pulau berhalo yang memisteri
menguak bianglala dan cakwawala
di dada nelly

nelly adalah sajak yang paling tuak
yang kautenggak di teras ketika menunggu kereta senja
gerak malam terasa berwarna
ketika kautanam sungai rembulan
di belakang taman makam pahlawan
di rindang reranting kamboja

telah kauziarahi kota mimpi
membakar matahari bersama nelly
menjelajahi kerinduan bintang yang menggelegar
meledakkan perkampungan mimpimimpi ani abunjani
merekontruksi requim kota kenangan
kemudian mengubur rumah bangkai
di dasar sungai batanghari pada dini hari

bengkel puisi swadaya mandiri

cerita cinta sang bohemian yang kasmaran
Oleh : Dimas Arika Mihardja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

GUGUR GERSANG

Rabu, 20 Agustus 2014




                                                              GUGUR GERSANG






Debu tebal
Hijaupun kini menghilang
Hanya tinggal bangkai pepohonan

Gemuruh riang terdengar
Senandung diatas penderitaan
Keluarkan bunga merah memijar

Yang ada kini hanya
Tangis penderitaan
Tak kenal tua atau balita
Semuanya KAU luluh lantahkan

Ribuan kaki
Berlari mengejar nyawa
Yang sebenarnya tidak tahu apakah
Derita tidak singgah menghampirinya

Itu kuasa-MU TUHAN
Atas merapi KAU tuangkan
Dimana aku berpijak sekarang
Ku pasrahkan pada-MU TUHAN
Atas kawan lepas dari penderitaan

Esok, ku mohon pada-MU
TUHAN bilamana merapi
Kembali berkumandang
Selamatkan jiwa dalam ruang kedamaian

Hapus air mata dalam tangisan
Kuatkan hati dalam cobaan
Teguhkan dalam rintang
Lewat alam kuasa-MU

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 19 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Selasa, 19 Agustus 2014





                                                      KUMPULAN TEMBANG  KATA





Kadang mata nafsu menatap
Kadang jiwa kotor menghayat
Kadang mulut salah mengucap
Esok, semua itu akan aku sayat
Dan aku taburkan putih melekat
SALAM UNTUK PARA PECINTA
Semoga dengan hati yang bersih dan putih
Rahmat serta hidayah-NYA menyertai kita

**

Mungkin tak akan dapat aku
Tebarkan jala ini
Tapi, kau dapat tebarkan jala itu
Untuk mengena di hatiku
Dan membuatku
Terperangkap dalam jala hatimu
Untuk kekal dan abadi
Mencintaimu

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Di edit oleh : Teddy Silvanus
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

BESAR SEKARANG

Selasa, 19 Agustus 2014



                                                                 BESAR SEKARANG

   


Besar ku jadi
Cupu ku sirna
Malam pun basah
Pandanganku pun indah

Pendar kecil yang lucu
Pendar besar pun indah
Sedap di pandang mata
Tersipu malu aku lirikmu

Sepasang mata saling membidik
Tak ada sasaran burung pipit
Hanya hati yang mengigit
Apakah hatiku terpanah bidik hatimu

Hati sulit memilih bidikan hati
Karena manis diluar
Pahit didalam bagai pala

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 18 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Senin, 18 Agustus 2014



                                                       KUMPULAN TEMBANG  KATA






Di setiap hembusan nafas

Wajahmu selalu menyayatku untuk teringat

Di setiap jejak langkah

Membekas wajahmu untuk mendekap

Di setiap permata yang ingin ku pejamkan dan ku rebahkan

Wajahmu selalu menyelinap

Kini ada engkau dalam napas mengalir

Pintaku temani dalam suka dan duka

Hingga angin terakhirku

Pahit getir tersenyum bersamaku

Maukah sayangku?

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09


KINI AKU TAU SUDAH

Senin, 18 Agustus 2014






                                                          KINI AKU TAU SUDAH







Kini aku tau perlahan
Seiring waktu berjalan
Dan roda besi yang
Semakin garang merajam

Ada cinta yang mungkin
Hanya sempat mampir bersandar
Berdiri manis diantara
Sayap berkilau terang

Mengharap kasih sayang
Yang bukan hanya belaian

Dulu kita berjabat tangan
lewat kata sepakat
Teriring ucapan perjanjian

Untuk arungi drama kehidupan
Tapi, seiring waktu berputar
Dan mentari kembali bersinar
Cinta itu mulai kandas dalam pertanyaan

Untuk akhiri kemilaunya cinta
Tanpa sebab ataupun alasan
Duniapun ku arungi dengan
Penuh pertanyaan

Hingga ku siapkan bukti yang tersimpan
Bahwa aku masih sayang
Walau kau mulai bergandeng tangan
Dengan si bandot yang mungkin
jadi penghalang

Antara kita dalam merajut hubungan
Membuat aku semakin dalam
Tenggelam dalam jurang pertanyaan

Andai aku tau
Apakah kau masih cinta?
Aku takkan bertanya

Sungguh aku sekarang tersiksa
Akan cintamu yang hanya sementara
Sungguh sangat perih rasa
Ketika ku dengar kau kembali bersamanya

Meniti hidup gundah rasanya
Mengali cinta walau
Rintang menerpa
Demimu ku akan kembali Cinta...

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 16 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Sabtu, 16 Agustus 2014




                                                     KUMPULAN TEMBANG  KATA






Kini aku hadir membawa
Segengam benih cinta
Bersama air dan tanah yang subur
Biar ku tanam di ladang hatimu
Ku siram dan ku pupuk
Hingga tumbuh mekar
Dan ku petik kemudian
Ku sematkan di telingamu
Biar jadi hias dalam kehidupanmu

**

Ku akan tetap menunggu
Hingga kau memaafkanku
Ku akan tetap terbangun meski
Badai gelap menerpaku malam ini
Ku hampa tanpamu malam ini
Dari semu bisikkan sejuta impian
Dari relung pinta untuk maafkanku
Demi sebuah ketenangan dalam
Jiwaku untuk mencintaimu

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SANG GADIS

Sabtu, 16 Agustus 2014




                                                                     SANG GADIS






Ku pandang
Ku tatap
Dan ku tak sanggup
Tatapan itu tak ada
Tatapan itu entah kemana
Tatapan itu kini terbang
Entah kapan untuk bersandar
Tatapan kosong yang tertuju
Diatas manis kursi itu
Kau duduk lemas dengan kuning kulitmu
Menatap bayang
Semu menerawang
Kedalam raga yang hanya tinggal tulang
Kau harus tetap berjuang
Menggali hidup walaupun hanya sebentar
Mengejar nyawa yang mungkin akan hilang
Menghela napas demi kedamaian
Dan indahnya kehidupan

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Jumat, 15 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Jum'at, 15 Agustus 2014




                                                       KUMPULAN TEMBANG  KATA





Biar aku simpan dan terus aku simpan
Biar jadi tabungan yang terus menghujam
Tiap rasa, tiap kata
Tiap bait, tiap pinta
Di setiap hati yang ku beri rasa cinta
Akan abadi selamanya

**

Jika kau berfikir damai di sampingku selamanya
Aku akan hinggap tentram di jiwamu
Jika kau memantapkan rasa bersamaku
Aku kan lekat dengan ragaku
Jika manis berubah semu
Harapku yang hanya tinggal palsu
Jika debu tak lagi dapat higgap
Begitu juga dengan hatiku yaak lagi rapat
Untuk karam di hatimu selamanya
Untuk indah mawar terjal karang berlabuh

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

SELAMAT JALAN

Jum'at, 15 Agustus 2014





                                                                SELAMAT JALAN




Sudah saatnya kau lepaskan dunia
Gengaman yang dulu erat tak lagi berdaya
Berpangku sunyi di tepi telaga MADIRDA

Tubuh lunglai tanpa jiwa
Terpejam untuk selamanya
Selamat jalan kasih
Selamat jalan cinta

Semoga mimpi indah
Dalam tidur panjangmu
Kelak kita akan kembali berjumpa di surga

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Kamis, 14 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Kamis, 14 Agustus 2014




                                                      KUMPULAN TEMBANG  KATA





Biarlah waktu berjalan

seiring jaman yang menantang

Biarlah kata yang tertahan

tuk harap sebuah jawaban yang di harapkan

Biarlah hati seorang yang memendam

tuk jadi permata yang indah di pandang

Biarlah senja dan malam tengelam

tuk hadapi esok yang menyenangkan

Dan biarlah kaki melangkah mendulang malam yang di cita-citakan

Esok, semua akan jadi nyata

Lewat bahasa dan mata

Demi renta yang sejahtera

**

Dengan apa melangkah ke depan

Menembus bayangan dengan kenyataan

Menghalau rintang menantang

Di atas kalut sebuah pikiran

Biara yang tak lagi bersemayam

Hening tanpa arahan

Dalam bara yang tak pernah padam

Izinkan mata yang tak seharusnya memandang

Untuk mencari setitik cinta yang hilang

Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

RINDU YG TERSENDAT

Kamis, 14 Agustus 2014



                                                            RINDU YG TERSENDAT 





Kubentang lembaran hati.

Biar engkau mengerti.

Tentang gurat lembut nyeri.

Menahan rindu dalam hati.

Di sudu-sudu indahnya mimpi.

Mencoba melukis wajahmu meski.

Gelap yg hadir menyelimuti.Berharap ku temu pasti.

Oleh : Dinda Wulandari
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 13 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Rabu, 13 Agustus 2014





                                                      KUMPULAN TEMBANG  KATA






Debupun malu menghingap
Karena usap yang selalu mendekap
Kusutpun jadi bukti
Kasih sayang kita padanya
Dari mata turun ke jemari
Jemari yang menggoreskan
Apa, yang kita dapatkan
Dari sebuah buku
SELAMAT BELAJAR KASIH

**

Apa artinya? Jika jauh tapi merindu
Apa artinya? Jika dekat tapi lara
Apa artinya? Jika indah jadi biasa saja
Apa artinya? Jika ucap jadi lupa
Apa artinya? Jika raga tak lagi bersanding
Arti Sang Mantan

**

Dimanakah sinarmu
Dimanakah kedipmu
Lengak-lengok gemulai gerakmu
Menghidupkan sepi malam itu
Menghiasi gelap sedu itu
Yang ada hanya titik-titik palsu
Bercampur bintang dan rindu tak menentu


Oleh : Kanjeng Panser 
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09



CINTAKU HANYA UNTUKMU

Rabu, 13 Agustus 2014





                                                     CINTAKU HANYA UNTUKMU 





Puisi buat sahabat" dumay yg lagi kasmaran...

Lihatlah kekasih hati..!
Lembaran-lembaran tertulis penuh hanya namamu.
Geliat warna dalam dadapun hanya detak suaramu.

Duhai kekasih..!
Telah kusemai benih cinta di hamparan hati.
Kini rimbun buah kerinduan bersemi.
Adakah kaupun selalu mengerti.
Hanya engkau satu pujaan hati.

Biarkanlah kurajut indah benang kasih yg kau beri.
Marilah kita anyam bersama agar indah berseri.
Jalinan kasi kita sampai nanti.
Hingga berakhir disinggasana yg abadi.

Oleh : Dinda Amyra
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 12 Agustus 2014

RINDU

Selasa, 12 Agustus 2014




                                                                      RINDU




Rindu....
masih adakah rasa itu di hatimu.
setelah sekian lama aku terpuruk dalam penantian yg tak tahu arah jalannya rasa itu...

Rindu....
ku rasa tiada sempurna
saat kedua hati tak lagi dapat menjamah...

mungkin ku rasa telah pupus.
dan sirna terhempas kenangan masa...

andai air hujan dapat menghapus rasa Rindu itu.
mungkin air mata kesedihanku takkan bermuara lagi
ketika hatiku merindukanmu....

datanglah sayang...
di setiap sayup-sayup Rindu memanggil lirih akan namamu.
di setiap gelap merajai perasaanku.
di setiap sepi menggauli hati.
dan disetiap lukisan wajahmu ku ukir di batu permata hati...

ku ingin kita selaras sewaktu dulu.
dalam alunan kata cinta yang kita goreskan lewat syair dan puisi hati..

jadilah harmoni
dalam Rindu ini...
bukan menjadikan sejarah yang akan menguburkan kenangan silam yang membuat hati kita terluka....

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KUMPULAN TEMBANG KATA

Selasa, 12 Agustus 2014




                                                     KUMPULAN TEMBANG  KATA






rendap lara dalam keremangan cahaya
renta begitulah dalam jajahan luka
sepi mengilhami semua makna sendiri
sunyi serupa nada bisu di not mati

entah masih adakah pendar pesona
jauh pandangan hanya kelabu warna
mimpi tak cukup memberi arti
berpijak hati dalam titian duri
cinta sekilas lalu,,,,,

**

Aku berjingkat gemulai
dalam tarian api
Menyerap bungbungan asap meninggi
Disebak mata
Disesak dada
Menuai ridlo-Mu
pada sabar tak jemu

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Senin, 11 Agustus 2014

~SAWAH ITU HANYA ILUSI~

Senin, 11 Agustus 2014


                                                        ~SAWAH ITU HANYA ILUSI~






tentang kenangan bernama AYA 6 bulan yang lalu

aku rindu sawahku yang hijau membentang
ditengahnya ada gubuk yang penuh kenangan
tapi sayang, semuanya jadi hilang
saat tikus-tikus menjijikkan itu menjamahnya
memporak porandakan segala impian yang tertunda
aku benci mereka
aku benci sahabatku yang murka
yang telah menghancurkan segalanya

mengapa semua itu bisa terjadi
semua bagai ilusi
persahabatan ini seakan tiada arti
kebohongan ini seakan merajai
dan sawah itu hanya jadi ilusi belaka
kau pergi dengan meninggalkan duka
duka yang tak sengaja aku raba
hingga aku menjadi orang yang hina

jujur saja aku katakan
ini adalah pelajaran yang paling menjijikkan yang pernah kau ajarkan
kau sahabatku
tapi kenapa bisa menipuku
jahatkah aku tlah membencimu
karna yang kutahu
kisah kita bagai semu
aku ingin sekali melupakanmu
dan kau, pergi menjauh dari pikiranku

maafkan aku
aku menyesal tlah mengenal orang sepertimu
sawah itu hanya cerita pilu
gubuk itu semu
dan kau hanya pengacau buatku

Oleh : Pelantun Senja
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KUMPULAN TEMBANG KATA

Senin, 11 Agustus 2014



                                                      KUMPULAN TEMBANG  KATA





Ku tertunduk merenung jauh dalam rimba hati
Terikat heningnya malam bertabur sunyi
Sendiri Sepi setelah semuanya berlalu pergi
Hanya tertinggal deru nafasku penuh kesakitan ini
Berserak kepinagn cinta yang kini mati
Serupa gugurnya kelopak mawar yang pernah terberi
Tangisku membuncah tiada henti

Derai air mata sendu menenggelamkan anganku
Membidik buih-buih luka menampar lembut wajahku
Jeratan lara semakin kuat memasung jiwaku
Terlunta meratapi nasib cintaku
Semua semu merenggut bahagiaku

Telah kucoba menghimpun asa diri
Mengusir segala perih nan menyakiti
Merenda indahnya yang ingin kumiliki
Namun semua masih sama enggan pergi
Luka itu masih setia mendiami
Membuat luruh nuansa dalam kurung sepi

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Sabtu, 09 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Sabtu, 09 Agustus 2014



                                                       KUMPULAN TEMBANG  KATA






apakah seuntai kata cinta begitu menyiksa
apakah senandung rindu begitu memekakkan telinga
apakah bait syair asmara begitu menyayat jiwa
entahlah semua berbeda dalam setiap rasa
cinta beribu makna,,,,,

**

takkan habis kata yang mampu kutuliskan
hilang musnah ragu tak tersampaikan
sejuta rindu hati tertulis tanpa perkataan
harap rasa inginku menjemput impian
bersandarku pada titian hasrat percintaan

**
taburan-taburan imaji dalam deretan kata mimpi
sekedar menghibur diri melepas kepenatan yang menyelimuti
biar semua tak terpenuhi namun cukup melegakan hati

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

PUISI BUAT SAHABAT DUMAY YG LAGI GALAU

Sabtu, 09 Agustus 2014





                                      PUISI BUAT SAHABAT DUMAY YG LAGI GALAU





Ketika CINTA tak lagi memihak kita.
Serasa langit runtuh menimpa kita.
Dan bumi bergetar laksana gempa.
Lemas lunglai raga tiada daya.

Kemudian kudekap rasa dalam dada.
Nyeri laksana tertikam belati gurat menganga.
Bibirpun kelu bungkam seribu bahasa.
Hanya bulir airmata meleleh hangat tak terasa.

Hidup tiada hampa tanpa cinta.
Beringsutpun hati tak lagi bisa kemana..??
Hanya berteman kesunyian dan kehampaan semata.
Hari" kan terlewati tanpa titian bahagia.

Oleh : Dinda Amyra
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Rabu, 06 Agustus 2014

MENANTI CINTA

Rabu, 06 Agstus 2014



                                                              MENANTI CINTA




Malam-malam panjang begitu dingin dan sunyi
seakan mati luluh lantah
kesepian rajai hati dan buat rasa hampa
merasa sendiri di tengah keramaian
mimpi-mimpi indah buai aku dengan cinta
imajinasi yang tak terarah membuat tidurku terasa nikmat
entah kapan engkau hadir
sampai kapan harus menunggu
ada rasa lelah dan pasrah
cinta, masih adakah untuk ku?

Oleh : Tiara Pradana Putri
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KUMPULAN TEMBANG KATA

Rabu, 06 Agstus 2014





                                                      KUMPULAN TEMBANG  KATA




Di remang mlm yg sepi.

hnya kresahan yg kini mncekam prasaanku.

hening pun mendkapi.

dan sepi slalu menggauli hatiku.

**

pasang surut bagai laut tiada berombak.

itulah karyaku
yg dulu membentang indah bagai pelangi tr lengkung d sudut senja

**

Embun pagi dingin mengecup jiwaku.
Diantara rekah merah di ufuk timur yg indah.

Beku sudah kerinduan mengapung diluasnya samodera kesabaran.
Entah ku harus menyerah.

**

ber kibarlah sang saka warna.

setinggi mungkin
kibaran mu dalam menjiwai pusaka tanah air ku.

kau lah indonesia ku.

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

Selasa, 05 Agustus 2014

KUMPULAN TEMBANG KATA

Selasa, 05 Agustus 2014




                                                     KUMPULAN TEMBANG  KATA






aku sang kelana
berjalan menuju jejak sisa-sisa debu jalanan.

melekat tiada tersundat.
kotor tak mampu lagi tersirami.
panas dan hujan
teman setia dalam langkah kuberpijak..

mendung ialah atap tempat ku bernaung..
mungkin tak wajar
namun jiwaku belajar dari perihnya kehidupan..
oh..inikah mungkin sudah takdir dari diri seorang sang kelana..
hingga baju satu pun melekat di badan...

hari pun semakin senja.
dan malam pun kini mulai tiba..
kucoba bertepi namun aku tak berarti bagi mereka...
dengan renta tubuh yang lusuh.
terpandang kotor layaknya anak jalanan..

aku rela jiwa ikhlas..
karna sesungguhnya ini bukan inginku..

terkadang aku marah terhadap takdir..
ohh tuhan...andai kata hidup ini dapat kupilih.
mungkin aku memilih bahagia seperti mereka.
yang hidup serba berkecukupan.

tidak seperti nasib ini yang hanya berharap belas kasihan dari mereka yang berkecukupan..
andai tuhan menyayangi mengapa di setiap ku dengar takbir sang fitri aku menangis...
namun air mataku bukan karna menyesali hidup atau takdir.

akan tetapi tangisan ini adalah kebahagiaan yang tiada terkira
terima kasih tuhan karna engkaulah.
aku bisa bernafas hingga di bulan ramadhan ini..
dan karna engkau pula tangisanku
bercampur bahagia..

bahagia dalam hidup yg begitu berarti untuk beribadah kepada mu.dan kaum umat mu.

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09

KUMPULAN TEMBANG KATA

Selasa, 05 Agustus 2014




                                                     KUMPULAN TEMBANG  KATA





seakan tiada ingin kuikuti
wahai ruh yang mengagungkan cinta yang suci
mengelilingi hati yang sedang sunyi
kuminta mohon temani diri ini
jangan biarkan kusendiri
dalam lara hati yang menggelayuti jiwa ini

aku menunduk dalam diam tenang tiada terarah
memandang sosok jingga yang kian parah
akan hasrat hati yang penuh dengan amarah
maka padamkan dia seketika kutumpah ruahkan resah

rinaikan alunan surga dalam damainya surau berkumandang di telinga
aku pasrahkan seketika ingin semua tenangkan jiwa
redamkan amarahmu tiada dendam derita
biarkan kita bersatu pada indahnya surga
menyambut hari nan suci yang penuh makna
jadikan semua masa lalu pelajaran berharga buat kita
jalani bulan ini dengan ikhlas Lillahi ta'ala

**

siksanya rinduku..
terpenjara didalam keresahan...
kucoba menanti di setiap malam menjelang...
namun bayangmu selalu saja menghilang..

kasih.. bukan inginku.
rasa ini terpenjara dalam sepinya malam...
namun keterpaksaan atas kesetiaanku padamu hingga perasaan dan jiwaku rela tersiksa...

disini inginku walau gelap menutupi terangnya sinar kasihku..
aku kan tetap setia dalam menggenggam cinta yang kau puja.

Oleh : Goresan-Hati-Sang-Penyair
Kiriman : Putra Kamdal
Diposkan oleh : Teddy Silvanus
#TsL_P09